SIEP (Sistem Informasi e-Pembelajaran) merupakan aplikasi berbasis web dan android sebagai media pembelajaran online
Login

Berita

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013

Redaksi | Rabu, 17 Juli 2013 - 22:56:59 WIB | dibaca: 4274 pembaca

Kegiatan KBM SMK Negeri 1 Cerme

Kabupaten Gresik sebanyak 2 sekolah SMK menjadi sekolah percontohan penerapan kurikulum 2013. Sekolah tersebut yaitu SMK Negeri 1 Cerme Gresik dan SMK PGRI 1 Gresik. Sekolah tersebut akan mengimplementasikan kebijakan baru tersebut ke pada kelas X. Sedangkan untuk kelas XI dan XII sistem pembelajaran masih tetap menggunakan kurikulum yang lama yaitu KTSP.

 

Kepala sekolah Drs. Yoyok Tri Haryoko, dengan adanya kurikulum 2013 ini saya berharap kepada Bapak dan Ibu  yang mengajar di kelas X atau tidak supaya ada perubahan-perubahan cara pembelajaran. Karena di kurikulum baru ini berbeda dengan kurikulum sebelumnya.

 

“Dasar pemikiran kurikulum 2013 yang telah disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam situs http://kemdikbud.go.id bahwa kurikulum 2013 dikembangkan atas dasar taksonomi-taksonomi yang diterima secara luas, kajian KBK 2004 dan KTSP 2006, dan tantangan Abad 21 serta penyiapan Generasi 2045. Kurikulum 2013 adalah kurikulum berbasis kompetensi yang pernah digagas dalam Rintisan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) 2004, tapi belum terselesaikan karena desakan untuk segera mengimplementasikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006. Rumusannya berdasarkan pada sudut pandang yang berbeda dengan kurikulum berbasis materi, sehingga sangat dimungkinkan terjadi perbedaan persepsi tentang bagaimana kurikulum seharusnya dirancang. Perbedaan ini menyebabkan munculnya berbagai kritik dari yang terbiasa menggunakan kurikulum berbasis materi”.

 

Dalam sosialisasi Kurikulum 2013 pada waktu rapat dinas bahwa implementasi kurikulum 2013 pada kelas X nantinya untuk kompetensi keahlian ada kesamaan mata pelajaran dengan jurusan yang lain yang masuk dalam satu rumpun yaitu pada bagian kompetensi dasar. Misalkan, jurusan teknik listrik dan teknik pendingin mata pelajarannya sama. Begitu juga dengan jurusan yang lain seperti kimia industri dan kimia analis, TKJ dengan multimedia yang masih dalam satu rumpun. Untuk Jasa Boga sendiri karena tidak ada rumpun yang sama.

 

Dari pertemuan 7 kepala program kompetensi keahlian bersama waka kurikulum dan kepala sekolah pada waktu lalu, telah disepakati adanya ciri khasnya tersendiri antara jurusan dengan implementasi kurikulum 2013.

 

Menurut Pak Nursidiq, S.Pd. yang telah mengikuti sosialisasi kurikulum 2013 di batu malang perubahan lain juga terjadi pada program peminatan. Ada 3 hal dalam ini contoh misalnya (1) peminatan pada program keahlian yang di sukai siswa. Tetapi di program ini pada waktu PPDB sudah di lakukan penjaringan peminatan jurusan, namun di kurikulum 2013 ini siswa diberi kebebasan untuk berpindah jurusan (namun dengan pemikiran dan batasan-batasan tertentu). (2) Lintas peminatan, misal siswa dari jurusan listrik suka dengan mata pelajaran jurusan pendingin, di kurikulum yang baru ini meraka bisa memprogram pelajaran yang ada di jurusan pendingin. (3). Pendalaman peminatan, misal  siswa dari jurusan kimia nantinya ingin kuliah di jurusan ke dokteran, maka dia diberi kebebasan untuk mendalami minatnya pada mata pelajaran misalnya biologi atau IPA, sehingga memungkinkan dibentuknya kelas baru.

 

“Dari program peminatan di atas sekolah akan identifikasi minat peserta didik, dari identifikasi minat ini akan terlihat siswa tersebut minatnya dimana”.

 

Nantinya kurikulum 2013 ketika diimplementasikan pada SMKN 1 Cerme, sekolah ini akan di monitoring  dari LPMP dan Direktorat Pusat setelah pelaksanaan berjalan selama 2 bulan kedepan. Sejauh mana implementasi yang lakukan dan bagaimana hambatan-hambatan dalam penerapan pembelajaran yang menggunakan kurikulum 2013. (KH)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)